Tidak semua barang dapat terkirim dengan prosedur umum. Ada beberapa barang yang membutuhkan penanganan khusus saat hendak terkirim. Salah satunya barang yang menggunakan MSDS. Nah apa sih sebenarnya pengertian MSDS atau Material Safety Data Sheet untuk pengiriman barang? 

Dokumen MSDS adalah dokumen produk atau barang yang membutuhkan penanganan khusus. Barang tersebut membutuhkan penanganan khusus untuk itu sebelum melakukan pengiriman barang dokumen MSDS adalah dokumen yang wajib ada. 

Lalu seberapa pentingnya dokumen MSDS sehingga dokumen tersebut menjadi dokumen wajib untuk pengiriman barang? 

APA ITU MSDS? 

MSDS memiliki kepanjangan material safety data sheet atau secara harfiah jika dalam bahasa indonesia adalah lembar data keselamatan bahan (LDKB). Maksudnya adalah bahan dari dokumen tersebut berbahan kimia. Jadi dokumen MSDS adalah dokumen yang menjadi sebuah data informasi bahan kimia yang terkandung dalam suatu produk atau barang. Meski kita tahu bahwa tidak semua bahan kimia itu berbahaya, namun beberapa bahan memiliki sifat berbahaya lainnya jika tidak tertangani dengan baik. Bahkan beberapa bahan kimia berbahaya bagi kesehatan manusia. Maka cara untuk mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi dari produk kia tersebut dokumen MSDS adalah salah satu kuncennya

Dokumen MSDS bukan hanya berisi informasi bahan kimia yang terkandung dalam satu produk, namun juga informasi yang sangat penting untuk keselamatan seperti bagaimana cara penanganan, tindakan khusus, bahaya yang timbul dan lainnya. 

MSDS di Indonesia

Dokumen MSDS di dunia terdiri dari berbagai macam format dan peraturan. Indonesia sendiri memiliki ketentuan dokumen MSDS yang telah tertuang dalam peraturan No 87/M IND/PER/9/200 tentang SIstem Harmonisasi Global Klasifikasi dan Label pada Bahan Kimia  oleh kementerian perindustrian. Peraturan yang telah tersusun oleh kemenperin tersebut berdasarkan pada GHS (Globally Harmonized System). GHS sendiri merupakan standar internasional dalam pembuatan dokumen MSDS dunia. GHS menyediakan prinsip dasar dalam penetapan program keselamatan dari bahan kimia untuk membuat MSDS juga memiliki pendekatan universal dan sistematik untuk mendefinisikan bahan kimia. Pendekatan universal dalam GHS membuat GHS menjadi standar pembuatan MSDS dunia.

Tujuan MSDS

MSDS tersusun karena ada beberapa tujuan yaitu

  1. Identifikasi produk dan pembuat
  2. Bahaya terkait dengan bahaya fisik 
  3. Pencegahan berkaitan dengan hal-hal yang berkaitan dengan keadaan darurat. 
  4. Respons yang sesuai dalam berbagai situasi misal (accident, kebakaran, dan situasi pertolongan pertama)

Tujuan MSDS juga menjamin keselamatan penggunaan bahan kimia. Selain itu juga ada pemenuhan terhadap regulasi, perlindungan terhadap pekerja dan konsumen yang menggunakan alat untuk memberikan edukasi dan komunikasi kepada pekerja terkait dengan bahaya yang ada. 

BACA JUGA: PENTING! DOKUMEN WAJIB YANG ANDA SIAPKAN UNTUK SHIPPING

Lansida: Material Safety Data Sheet (MSDS)

Kolom Informasi dalam Dokumen MSDS

Jika merujuk pada standar dalam membuat dokumen MSDS terdapat 16 poin kolom informasi yang terkandung dalam sebuah dokumen MSDS. 

  • Product and Company identification

Poin ini berisikan data mengenai produk, pembuat serta nomor perusahaan dibuat. Bagian ini juga mengidentifikasi zat kimia yang ada dalam MSDS. 

  • Identifikasi Bahaya

Bagian msds ini mengidentifikasi bahaya dari zat kimia yang juga informasi peringatan yang sesuai dengan bahaya yang ada. informasi peringatan yang sesuai dengan bahaya yang ada informasi yang perlu dalam identifikasi bahaya adalah 

  • Klasifikasi bahaya.
  • kata peringatan.
  • pernyataan bahaya.
  • Piktogram (Data) sesuai dengan panduan GHS pernyataan tindakan.
  • deskripsi dari semua bahaya yang belum terklasifikasi.
  • untuk sebuah campuran yang mengandung zat yang tak tentu dari segi tingkat racunnya, sebuah pernyataan yang mendeskripsikan seberapa banyak persentase dari zat tersebut.
  • Komposisi

Bagian MSDS ini mengidentifikasi bahan yang terkandung dalam produk termasuk zat aditif dan kotoran yang mungkin terkandung dalam zat yang tersebut dalam MSDS. bagian ini juga mengandung informasi terhadap zat, campuran dan semua zat kimia dimana menjadi kerahasiaan dagang. 

  1. Zat (Nama kimia, nama umum/sinonim, Nomor Chemical Abstract Service (CAS) dan identifikasi unik yang lain)
  2. Campuran (Informasi zat, nama kimia dan konsentrasinya dari semua bahan yang terklasifikasi dalam bahaya yang memiliki konsentrasi lebih dari batas konsentrasi atau memiliki bahaya kesehatan meskipun konsentrasinya tidak hingga pada batas konsentrasi)
  3. Trade Secret, Sebuah pernyataan yang memuat identitas spesifik dari zat kimia atau persentase konsentrasi dari komposisi yang telah memiliki rahasia dagang. 
  • Tindakan Pertolongan Pertama

Bagian MSDS ini menjelaskan tentang perawatan awal yang harus diberikan oleh petugas yang belum terlatih kepada individu yang telah terpajan oleh zat kimia. 

  • Penanganan Kebakaran

bagian MSDS ini menyediakan rekomendasi dalam penanganan api yang disebabkan oleh zat kimia. 

  • Tindakan pelepasan yang tak disengaja (Accidental release measure)

Bagian ini menyediakan rekomendasi terhadap respon yang sesuai terhadap tumpahan kebocoran atau pelepasan, termasuk cara untuk pembersihan guna mencegah paparan terhadap manusia, properti dan lingkungan. Bagian ini mungkin juga menyinggung perbedaan penanganan terhadap tumpahan besar atau kecil. 

  • Penanganan dan Penyimpanan

Bagian MSDS ini menyediakan panduan untuk menangani dan penyimpanan material secara aman. 

  • Pengendalian pajanan/perlindungan personal

Bagian msds ini menunjukkan batas pajanan (exposure limit) pengendalian teknik dan alat pelindung diri yang dapat berguna untuk mengurangi pajanan terhadap pekerja. 

  • Properti fisik dan kimia

Mengidentifikasi properti fisik dan kimia yang berhubungan dengan zat atau campuran. MSDS mungkin saja tidak mengandung setiap hal yang sama jika memang informasinya tak relevan atau tidak tersedia. 

  • Stabilitas dan reaktivitas

Menjelaskan bahaya terkait dengan reaktivitas zat kimia dan informasi terkait dengan stabilitas. 

  • Informasi Toksikologis

Mencakup informasi toksikologis dan efek kesehatan yang ditimbulkannya

  • Informasi Ekologis

Menyediakan informasi untuk mengevaluasi dampak lingkungan dari zat kimia apakah mampu untuk diurai oleh lingkungan atau tidak. 

  • Pembuangan Limbah

Berisi tentang panduan yang aman untuk proses pembuangan limbah. 

  • Informasi Transportasi

Panduan untuk klasifikasi informasi untuk pengiriman bahan kimia. 

  • Informasi Regulasi

Mencakup dengan regulasi yang berkaitan dengan produk. Regulasi tersebut bisa saja dari Kementerian Industri, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Lingkungan Hidup, atau badan nasional dan internasional lain. 

  • Informasi lain. 

Pembuat MSDS dapat meletakkan tanggal pembuatan msds, versi revisi pembuatan msds dan perubahan perubahan yang terjadi dari versi sebelumnya.

Cara mendapatkan MSDS

Dokumen MSDS dibuat oleh siapapun yang bekerja dengan produk yang mengandung bahan kimia tersebut. Maka dari itu terkadang beberapa perbedaan dalam pembuatan MSDS. Namun yang jelas 16 butir komponen informasi harus tercantum dalam dokumen msds. Pembuatan MSDS harus dilakukan dengan yang sudah ahli. Terkadang beberapa produsen mengambil pelatihan pembuatan MSDS agar bisa membuat dokumen penting ini. Pembuatan MSDS juga terkadang dilakukan oleh pihak ketiga atau oleh jasa pembuatan dokumen msds. Pembuatan MSDS juga bisa dilakukan oleh pihak ketiga atau jasa pembuatan dokumen msds.

PENTINGNYA MSDS UNTUK KEGIATAN PENGIRIMAN

Meskipun kita tak tahu tidak semua barang yang mengandung kimia itu berbahaya, namun tak ada salahnya kita melakukan tindakan pencegahan. MSDS pengiriman sebagai penjamin keselamatan dalam menangani barang yang mengandung bahan kimia. MSDS pengiriman tidak hanya sebagai persyaratan administratif. Melainkan untuk keselamatan mulai dari pembuatan hingga proses pengiriman yang mana banyak pihak yang terlibat, hingga proses pembuangan limbahnya. Oleh karena itu MSDS pengiriman sangat penting untuk menjaga keselamatan semua pihak baik itu produsen atau pengirim barang.

 PRAHU-HUB adalah Digital Logistic Platform untuk memudahkan setiap orang maupun perusahaan pengirim barang dalam melakukan pengiriman kargo melalui darat dan laut yang mudah, aman dan murah. Pengiriman Tabung & Dangerous Goods secara LCL & FCL  melalui Prahu-Hub akan terjamin keamanannya, karena Prahu-Hub telah menangani lebih dari 20 ribu pengiriman ke 272 destinasi seluruh Indonesia. Prahu-Hub juga memiliki tenaga ahli yang sangat profesional dalam bidangnya yang memastikan barang anda sampai pada tujuan dalam kondisi baik. Dapatkan berbagai rute pengiriman cargo antar pulau berikut jadwal dan harga yang transparan untuk selalu membantu kelancaran bisnis Anda. Nikmati kemudahan segala kebutuhan pengiriman barang atau kargo melalui moda darat dan laut melalui aplikasi web kami yang terdukung oleh notifikasi!. Dengan Prahu-Hub dapatkan penawaran menarik untuk biaya pengiriman ke setiap rute domestik!